fbpx

8 Persiapan Petani Menyambut Musim Hujan

Tak terasa, bulan Oktober telah tiba dan musim penghujan semakin mendekat. Berdasarkan analisis iklim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awal musim hujan  di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan terjadi pada bulan Oktober hingga Desember 2023.

Musim hujan adalah saat yang sangat penting dalam siklus pertanian. Hujan yang deras dan berlimpah dapat memberikan manfaat besar bagi pertanian kita, tetapi juga dapat menimbulkan tantangan jika tidak ada persiapan yang matang. Oleh karena itu, berikut adalah 8 langkah persiapan yang dapat Anda lakukan untuk menyambut musim hujan:

Persiapan Musim Hujan Bagi Petani. Plastikarta – Grosir Polybag Murah

1. Persiapkan Lahan dengan Baik

Pastikan lahan pertanian Anda dalam kondisi yang baik sebelum musim hujan tiba. Bersihkan lahan dari gulma dan pastikan drainase lancar untuk mencegah genangan air saat hujan. Hujan dengan intensitas tinggi dapat membuat lahan tergenang air sehingga dapat menganggu pertumbuhan tanaman.

Tambahkan media tanam sekam untuk meningkatkan porositas* tanah. Anda juga bisa menambahkan arang untuk mengurangi keasaman tanah dan mencegah potensi munculnya jamur.

2. Pilih Varietas Terbaik

Selama musim penghujan, hampir semua jenis tanaman sayur mengalami berbagai tantangan. Dengan memilih varietas tanaman terbaik dan jenis tanaman, Anda dapat mengoptimalkan produktivitas tanaman Anda.

Jenis sayur daun mengalami tantangan lebih berat selama musim penghujan, seperti kol bunga, kol daun, pak coy, dan sawi. Tanamlah jenis sayuran yang lebih tahan air hujan seperti kangkung, mentimun, bayam raja, selada, dan seledri.  

3. Gunakan Polybag Tanaman

Jika Anda menggunakan polybag tanaman, pastikan sudah ada lubangnya untuk melindungi akar tanaman Anda dari genangan air berlebih. Polybag berlubang ini juga dapat menjaga porositas tanah pada tanaman Anda tetap terjaga dengan baik sehingga dapat memaksimalkan pertumbuhan tanaman Anda.

4. Pemeliharaan Alat

Pastikan semua alat pertanian Anda dalam kondisi baik. Ini termasuk traktor, cangkul, peralatan pemotongan, dan alat lain yang Anda butuhkan selama musim hujan.

5. Pemupukan dan Perawatan Tanaman

Jangan lupakan pemupukan dan perawatan tanaman yang tepat. Tanaman yang sehat lebih tahan terhadap penyakit dan memiliki produksi yang lebih baik.

6. Sediakan Mulsa

Mulsa hitam perak dapat membantu mengontrol pertumbuhan gulma dan menjaga kelembaban tanah terutama pada tanaman cabai dan tomat. Sebarkan mulsa ini di sekitar tanaman Anda untuk memaksimalkan hasil panen.

7. Persiapkan pestisida nabati

Saat musim hujan, banyak tanaman sayuran yang rentan terkena hama terutama belalang. Persiapkan lakukan penyemprotan tanaman dengan pestisida nabati. Pestisida yang ramah lingkungan ini dapat dibuat dari bahan alami seperti daun papaya, daun sirsak, jeruk nipis, dan sebagainya. Siramlah tanaman sesering mungkin untuk mencegah hama.

8. Lakukan persiapan penyiraman sepagi mungkin

Melakukan penyiraman sepagi mungkin, dengan tujuan untuk melarutkan kandungan asam yang menempel pada tanaman usai terkena air hujan.

Semoga 8 persiapan ini membantu Anda dalam menghadapi musim hujan yang akan datang. Ingatlah bahwa perawatan dan perencanaan yang baik akan membantu Anda meraih hasil panen yang lebih baik dan menjaga keberlanjutan usaha pertanian Anda.

Kami selalu siap membantu Anda dalam perjalanan pertanian Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan rekomendasi produk tertentu untuk kebutuhan Anda.

 Tetap semangat dan sukses dalam usaha pertanian Anda!

Salam hijau!

* Porositas: prosentase total pori dalam tanah yang ditempati oleh air dan udara, dibandingkan dengan volume total tanah.

April Sasanti

April Sasanti

Tukang ngonten dan digital marketer yang suka traveling sambil belajar healing.

Shopping Cart